Sabtu, 10 November 2012

Jika ’Fitrah Ber-Tuhan’-nya Benar, Indonesia Bisa Lampaui Jepang-Eropa & Amerika

Kalau orang Indonesia berkesadaran 'Fitrah Bertuhan' otentik dan benar, murni total dengan Originalita Tauhid-nya menyembah Sang Ilahi, seperti ditunjukkan oleh “Altruisme Pengorbanan” dari Ibrahim-Buddha-Yesus/Isa- Imam Hussain As. – Ahlulbait Nabi, Indonesia yang 'surga kaya raya ini' akan bisa melampaui bangsa Ero

pa, Jepang atau Amerika.

Sayang 95% lebih umat, mungkin ber-Tuhannya hanya sampai di lidah tak melampaui kerongkongan (sampai di hati dlm dada), dengan keberagamaan KTP saja, seperti pada Sinetron 'Islam KTP', keberagamaak 'teks-dogmatik-normatif-legal-formal-simbolik, keberagamaan kulit tanpa isi, keberagamaan “saleh ritual” tanpa “saleh sosial” di ruang kehidupan. Bayangkan di Bolivia ‘Ayat-ayat Tuhan (di antaranya ‘keadilan’) mengejawantah di ladang-ladang petani, di ruang-ruang kehidupan.’

Berdasarkan riset Scheherazade S Rehman dan Hossein Askari yang dipublikasikan dalam Global Economy Journal (Berkeley Electronic Press, 2010), yang terjadi bangsa Indonesia justru kualitas tingkat peradaban 'substansi' Islamnya: Biadab-Jahili-Jeblok (nomer 140), Selandia Baru justru tingkat kualitas peradan Islamnya no 1, Luxemburg no. 2, Jepang masuk 10 besar, dan Amerika no. 25. "Malu aku melihat wajah keberadaban Islam dari umat Islam Indonesia."

Benar-benar, “Barat Maju Karena Mengambil Islam, Umat Islam Mundur Karena Meninggalkan Islam”. Makanya Bung Karno anjurkan : “Rebut kembali apinya Islam”.

Paradigma Pandangan Dunia “NASAKOMSOS – Kebangsaan Sosial Relijius”, Mendidik Manusia Seutuhnya – Kecerdasan Integritas Sosial, Budaya Bangsa dan ‘Civic Culture – Demokrasi’ Politik./ 6 November 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar