Sabtu, 10 November 2012

Duka ini duka Kanjeng Nabi

Duka ini duka Kanjeng Nabi, menetes netes, pada sungsi-sungai hikmah keabadian, dalam celupan lautan cahaya rahmat, angin roh kelembutan Keluarga Nabi dari Sang Ilahi,

senyum bunga Nirwana,
Fatimatul batul – ‘bunga kesturi kehidupan nan kudus’ Baba Az Zahra,
ya Ahlil Ihsan!

Kesadaran ini tak ada jarak ’ ruang dan waktu’
ya Bunda Hale – Cu

ya pecinta yang penuh kasih
masuklah ke lingkaran cinta
cinta-Nya sendiri yang ada di dalam dirimu.

Kembalilah dengan rida dan senang,
asal tanah kembali ke tanah,asal api kembali kepada api, asal air kembali kepada air,
asal angin kembali kepada angin,
kepada asal segala – tempat kembali,
Sang Maha Kudus, Sang Maha Cahaya, Sang Maha Abadi – Maha Segala Maha.

Puji Sang Suci pada Sang Suci,
puji Sang Suci pada Sang Abadi,
puji Sang Abadi pada Sang Suci,
puji Sang Abadi pada Sang Abadi sendiri.

Allohumma sholli wasallim ala Muhammad waali Muhammad waajjil farajahum.

(Jakarta, 2 November 2012).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar