Sabtu, 10 November 2012

“Kita Arsitek Kesuksesan Sendiri, Petik Tanaman Pohon Amal Karma Sendiri”

Pilihlah takdirmu.Tentukan nasibmu. Ciptakan masadepanmu. Sadari kesuksesanmu. Tuhan terlalu mulia utk mengatur takdirmu.Orang-orang lain terlalu sibuk untuk memikirkan nasibmu.. (Wisdom of Success – dari Bro Suriani Sampo)

"Seluruh manusia taat-berbakti-saleh-beriman, Allah dan Kekasih-Nya yang Mulia, dengan Ars Kerajaan
nya yang Akbar, tak untung sedikit pun, sekecil apa pun. Sebaliknya jika seluruh manusia ingkar-jahat-maksiat-kafir tak beriman Allah dan Kekasih-Nya yang Mulia dengan Ars Kerajaannya yang Akbar, tak rugi sedikit pun sekecil apapun."

Manusia memetik amal-karma-nya sendiri, tak dirugikan sedikit pun dalam amal karma baiknya dan tak diuntungkan sedikitpun dari amal karma buruknya. Manusia menjadi arsitek/penanam takdirnya sendiri dan hakim yang seadil-adilnya bagi dirinya sendiri.

"Barangsiapa 'menanam'/berbuat amal karma kebaikan sebesar 'proton-neutron' (atau selintasan hati) maka akan 'menuai' mendapatkan balasannya, barangsiapa yang 'menanam'/berbuat amal karma jahat/buruk sebesar 'proton-neutron' (atau selintasan hati) maka akan 'menuai' mendapatkan balasannya pula.- Famayya'mal mistqolldzarrotin choirozzaroh,wamayya'mal mitsqollazarrotin syarro zzaro" - Al Ayat).

Manusia memetik pohon yang ditanamnya sendiri. Tuhan dan kekasih-Nya hanya tinggal acc dan teken saja rapot 'sekolah kehidupannya masing-masing'. Mulut bicara sendiri, kaki bicara sendiri, bacakan laporan raport dirinya sendiri. Allah dan Kekasih-Nya hanya manggut-mangut dan senyum-senyum saja.

Mendidik Manusia Seutuhnya –Kecerdasan Etika Nurani, Emosi, Integritas Sosial, Budaya Bangsa, ‘Civic Culture – Demokrasi’ Politik./ 8 November 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar